|
Ludruk Nostalgia Menurut Angkatan Enom |
|
Ditulis oleh Redya Febriyanto '04
|
Hari senin saya mendapat sms dari rekan alumni (sama-sama angkatan 2004) yang intinya berisi bahwa kita diajak nonton ludruk nostalgia yang diarsiteki oleh ikasmariagitma, gak berbayar alias dibayari atau difasilitasi...
Jujur saya tahu betul bahwa memang akan diadakan acara tersebut di jakarta jauh-jauh hari sebelumnya via milis ini juga. Dan sebelumnya saya tidak pernah terpikir untuk turut hadir (maklum mahasiswa duit cekak) dan fakta bahwa acaranya "ludruk" yang memang kurang menarik bagi generasi saya.
Tapi itu sebelum saya hadir malam itu...
Malam itu saya hadir bersama beberapa teman sesama alumni sma 3 malang angkatan 2004 dan 2002. Kami nonton di barisan belakang.. awalnya sih, agak males juga, kalo anak jaman sekarang bilang "garing".. tapi setelah beberapa waktu menyesuai-kan diri dengan keadaan mulai bisa terbawa susana. Ternyata ludruk itu menyenangkan! Sedikit kasar, tapi mbuanyol!! Jauh dari dugaan saya yang sempat khawatir ini bakal membosankan..
Dan satu lagi fakta yang saya tangkap adalah bahwa saya salut dengan perjuangan mas-mas dan mbak-mbak disini untuk mempertahankan kesenian khas jawa timur hingga menyempatkan diri diantara kesibukan masing-masing untuk berlatih main ludruk.. dan sekalipun saya dengan menyesal tidak dapat menyaksikan acara tersebut hingga selesai, saya sangat berterimakasih kepada mas dan mbak (khususnya mas Pudji 64) yang telah memberikan kami kesempatan untuk turut merasakan "kesenangan" yang mungkin tidak banyak orang lain seusia kami dapat merasakannya.
Ludruk, ternyata tidak seperti dugaan saya, dan saya akan dengan sangat senang hadir kembali di acara yang sama jika punya kesempatan, semoga teman-teman seusia saya di luar sana bisa mendapatkan kesenangan yang serupa.
Salam, dan matur nuwun..
Redya Febriyanto '04 -sing pertamakaline nontok ludruk langsung- |