home


Survey
Anda tahu Ika Smari Agitma dari:
 
Kegiatan Akan Datang
Tidak ada Kegiatan dalam waktu dekat.
Lihat Kalendar Kegiatan
Home arrow Rupa-Rupa arrow Sebuah Cermin : Gelar pentingkah?
Sebuah Cermin : Gelar pentingkah?
Ditulis oleh Jarot Mursito   

Tulisan ini khusus ditujukan bagi para alumni yang baru saja tidak lolos dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Semoga tidak kecewa berkepanjangan.

Setiap sore Resi Durna menjelaskan panjang lebar pada murid kesayangannya Arjuna tentang hal ihwal memanah. Bagaimana pengambilan posisi memanah, jenis busur serta kondisi saat memanah  serta sifat sasaran secara teoritis dijelaskan dengan gamblang. Sang murid dengan sendiko dawuh mengikuti semua petunjuk sang guru. Pada saat yang sama ada pemuda lain yang selalu mengintai saat proses belajar-mengajar itu berlangsung. Dari hasil intaiannya dia pelajari dan coba sendiri. Sudah pasti karena tidak ada guru dan suara yang didengar juga tidak begitu jelas maka dia lebih banyak berlatih dan mencoba dari apa yang dilihat dan didengarnya meski samar-samar. Akhirnya karena lebih banyak proses latihan-gagal, latihan-gagal ....sang pemuda menjadi lebih lihai dibanding Arjuna sang murid kesayangan. Memang terbukti dalam babad bharatayudha sang pemuda itu yang dikenal dengan Prabu Karno lebih piawai dalam memanah meskipun dia tidak sekolah formal dalam memanah.

Dalam bukunya future shock (Kejutan Masa Depan, 1970) Toffler menjelaskan bahwa sifat akreditasi sebuah gelar akademis akan semakin nisbi bukan dikarenakan hal itu tidak berguna tapi dikarenakan perubahan yang sangat cepat pada berbagai macam hal. Sehingga gelar akan kehilangan relevansinya. Yang terpenting adalah long live improvement. Sebuah gelar yang merupakan salah satu sendi birokrasi akan hancur secara drastik karena sifat birokrasi yang berubah lebih melebar dan rentang kendali yang memendek tapi lebih meluas. Manusia yang lebih flexibel, tahan banting, terus belajar dari manapun itu asalnya adalah menjadi pengendali situasi.

Ada banyak contoh akhirnya yang dapat kita ambil bahwa para pemegang kebijakan dunia adalah para siswa informal yang terus mengembangkan diri, yang notabene secara formal mereka tidak memiliki gelar apa-apa. Mereka menggantikan para Baron atau bangsawan pada jaman feodal dulu. Saat ini, ya saat ini para kaum yang dulunya pingiran telah menjadi puncak pengendali dunia.  Bill Gate adalah Drop Out, Michaell Dell (CEO Dell Computer) adalah Drop Out, Lerry Elison (CEO Oracle) adalah drop Out. Mereka tidak punya Gelar.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi pelipur lara dari kesedihan. Dan Tetap semangat....... dunia tidak runtuh. Amien.

Dibawah saya sunting pidato Lerry Elison, CEO oracle saat diundang pada wisuda Universitas Yale tahun 2000 (pada saat mana beliau pada tahun itu adalah terkaya nomor 2, dibawah Bill gate). 

" Lulusan Yale University, saya minta maaf bila anda telah mengalami prolog seperti sebelumnya, namun saya ingin anda melakukan untuk diri anda sendiri. Tolong lihatlah disekeliling anda dengan baik. Lihatlah teman sebelah kiri anda. Lihatlah teman sebelah kanan anda. Sekarang pikirkan ini : 5 tahun dari sekarang, 10 tahun dari sekarang, bahkan 30 tahun dari sekarang. Kemungkinannya adalah orang yang disebelah kiri anda akan menjadi pecundang. Orang disebelah kanan anda juga akan menjadi pecundang. Dan anda di tengah ? Apa yang anda harapkan? Pecundang, pecundang, cum laude pecundang.

Nyatanya, ketika saya melihat ke hadapan saya sekarang, saya tidak melihat seribu harapan untuk masa depan yang cerah. Saya tidak melihat pemimpin masa depan dalam seribu industri. Saya melihat seribu pecundang. Anda kesal. Itu bisa dimengerti.Bagaimanapun, bagaimana saya, Lawrence'Lerry' Ellison, seorang yang droup out dari kampus, memiliki keberanian untuk mengatakan omong kosong ini pada salah satu institusi paling bergengsi bangsa ini.? Akan saya katakan sebabnya. Karena saya  Lawrence'Lerry' Ellison, orang terkaya di planet ini adalah seorang yang drop out kuliah.

Karena Bill Gate, manusia terkaya di planet saat ini adalah juga drop out kuliah, dan anda tidak.Karena Paul Allen, orang ketiga terkaya di planet ini, keluar kampus dan anda tidak.Dan berikutnya,

Karena Michaell Dell, no.9 dari daftar dan bergerak cepat, adalah drop out kampus. Dan sekali lagi anda tidak.Hmm.....anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti. Jadi biarkan saya mengelus ego anda dengan jujur menunjukkan, dengan jujur, bahwa diploma anda tidak diperoleh dengan percuma. Kebanyakan dari anda, saya percaya menghabiskan empat sampai lima tahun di sini, dan dalam banyak hal apa yang anda pelajari dan alami akan berguna bagi anda di tahun mendatang. Anda telah membuat kebiasaan kerja yang baik. Anda telah membuat jaringan orang yang akan membantu anda di jalan. Dan anda telah membuat apa yang akan menjadi hubungan seumur hidup dengan kata "tetapi".

Semua itu tentu saja baik. Karena sebenarnya anda akan membutuhkan jaringan itu. Anda akan membutuhkan kebiasaan kerja yang kuat itu. Anda akan membutuhkan tetapi.Anda akan membutuhkan mereka karena anda tidak drop out, dan anda tidak akan pernah berada diantara orang terkaya di dunia.

Oh pasti, anda bisa, mungkin mendaki jalan anda ke atas ke no. 10 atau 11, seperti Steve Ballmer. Tapi kemudian saya tidak perlu mengatakan kepada siapa dia bekerja bukan? Dan, dia drop out dari serkolah persiapan. Agak ketinggalan berkembang.Akhirnya saya menyadari banyak dari anda, saya harap kebanyakan dari anda bertanya-tanya? " Apakah ada yang bisa kulakukan? Apakah ada harapan untukku?".

Tidak ada! Terlambat sudah. Anda telah menyerap terlalu banyak, pikiran anda tahu terlalu banyak. Anda tidak lagi 19 tahun lagi. Anda memiliki topi yang terbentuk dan saya tidak merujuk pada papan mortar di kepala anda.

Hmmm.....anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti.Jadi ini mungkin waktunya untuk membawa garis perak. Bukan untuk anda, kelas 2000. Anda sudah dihapuskan, jadi akan saya biarkan anda mencari pekerjaan yang mengibakan, yang cek gaji anda ditrandatangani oleh teman anda yang drop out dua tahun lalu.Sebaliknya, saya ingin memberi harapan bagi semua yang masih sekolah disini sekarang. Saya katakan kepada anda, saya tidak bisa menekankan ini. Pergilah. Kemasi barang-barang anda dan idemu dan jangan kembali. Drop Out dan mulailah.

Karena bisa saya katakan bahwa topi dan jubah akan menurunkan anda. Seperti petugas keamanan ini menarik turun dari panggung menurunkan saya .......(pidato dihentikan).

Salam,

Jarot Mursito


< Sebelumnya   Selanjutnya >
 
CMS Setup Maintenance Administration and Visual Design by Inter-Ad World