|
Kegiatan Ketua Dewan Penasihat Kita |
|
Ditulis oleh Thonthowi
|
|
Berikut berita tentang aktivitas Pak Djalamudin Suryohadikusuma saat diwawancarai pas acara raker ikasmari agitma.
Sumber: http://www.jurnalnasional.com/new2/?KR=JURNAS&NID=21966 Djamaludin Suryohadikusumo Lebih Sibuk Ketimbang Jadi Menteri Malang Rabu, 21 Februari 2007 Apa kabar Djamaludin Suryohadikusomo? Menteri Kehutanan periode 1993-1998 ini ternyata masih memiliki banyak kesibukan dan tampak sehat di usianya yang 72 tahun. "Saya lebih sibuk ketimbang saat menjadi menteri," katanya kepada Jurnal Nasional akhir pekan lalu di Jakarta, di sela-sela rapat kerja Ikatan Alumni SMA Negeri 3 Malang.
Dia mengaku aktif di sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang konservasi alam seperti World Wild Fund, Yayasan Borneo Orang Utan, Lembaga Karst Indonesia, dan Yayasan Leuseur. "Kebanyakan saya menjadi pembina."
Dia menceritakan, tiap subuh pekerjaan rutinnya adalah mengecek e-mail dan membalasnya. Setelah itu, dia pergi beraktivitas ke salah satu lembaga tempatnya bernaung. Baru pada pukul 23.00, pria kelahiran Malang, Jawa Timur, pada 1934 itu bisa beristirahat.
Kini, kegiatan yang paling menyibukkan adalah mengedarkan video compact disc (VCD) berisi film tentang cara pengolahan sampah organik menjadi kompos secara sederhana. Film ini dibuat bersama sutradara Rano Karno. "Semua orang bisa membuat kompos ini, karena sangat murah," ujarnya. Apa pun bisa dipakai sebagai alat. "Bisa dari bambu, batu bata, keranjang cucian, atau pun gentong." Djamaludin menyadari, rakyat Indonesia masih banyak yang belum berkecukupan. Karena itu, dia membuat teknik pengolahan sampah yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat.
(Thonthowi)
|